KUMPULAN DOA ISLAM

Posted by mochihotoru | Posted in , , | Posted on 9:51:00 PM

1. FATIHAH

Bismillahir Rahmanir Rahiim. Alhamdu lillahir Rabbil ‘alamin. Arrahmaanir Rahiim. Maaliki yaumid diin. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim; ghairil maghdhuubi ‘alaihim wa laadh dhaaliin.

Dengan nama ALLAH Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi ALLAH, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya kepada Engkau kami menyembah, dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus; yaitu jalan mereka telah Engkau karuniai nikmat; bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan mereka yang tersesat.

(Albaqarah 1:1-7)

2. SYAHADAT

Asyhadu an laa ilaaha illaallah, wa asyhadu annaa Muhammadar Rasuulullah.

Aku bersaksi bahwa tiada ilah selain ALLAH, dan Muhammad adalah utusan ALLAH.

3. SALAWAT BAGI MUHAMMAD

Allahumma shalli ‘alaa (Sayyidinaa) Muhammad wa ‘alaa aali (Sayyidinaa) Muhammad.

Ya ALLAH, limpahkanlah keselamatan kepada (Tuan kami) Muhammad serta kepada keluarga (Tuan kami) Muhammad.

4. AL-IKHLAS

(Qul,) Huwallahu ahad, Allahush shamad, lam yalid walam yuulad, wa lam yakun lahu kufuwan ahad.

(Katakanlah:) Dialah ALLAH Yang Maha Satu, ALLAH-lah tempat bergantung segala sesuatu. Tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tiada satu pun yang setara (dalam segala hal) dengan Dia.

(Al-Ikhlas 112:1-4)

5. AL-FALAQ

(Qul,) A’uudzu bi Rabbil falaq min syarri maa khalaq, wa min syarri ghaasiqin idzaa wa qab, wa min syarrin naffaatsaati fiil ‘uqadi wa min syarri haasidin idzaa hasad.

(Katakanlah:) Aku berlindung kepada Tuhan Yang menguasai waktu subuh, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita penyihir yang mehembuskan (kutuk) pada buhul dari tali, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.

(Al-Falaq 113:1-5)

6. AN-NAS

(Qul,) A’uudzu bi Rabbin naas, Malikin naas, Ilaahin naas, min syarril waswaasil khannaas, alladzhii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.

(Katakanlah:) Aku berlindung kepada Tuhan sejati manusia, Raja sejati manusia. Ilah sejati manusia, dari kejahatan setan yang biasa bersembunyi--yang membisikkan (kejahatan) ke dalam kehendak manusia, dari bangsa jin dan bangsa manusia.

(An-Nas 114:1:6)

7. AYAT KURSI

Allahu laa ilaaha illaa Huwal hayyul qayyum, laa takhudzuuhu sinaatun wa laa naum. Lahu maa fiis samaawaati wal-ardh; man dzal ladzii yasyfa’u indahuu illaa bi idznihii, ya’lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum wa laa yuhiithuuna bisyai-in min ‘ilmihii bimaa syaa-a; wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardha; wa Huwal ‘aliyyul ‘azhiim.

ALLAH, tidak ada ilah melainkan Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus (ciptaan-Nya); tidak pernah mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi ALLAH tanpa kehendak-Nya. ALLAH mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka; dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu ALLAH melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi ALLAH meliputi langit dan bumi. Dan ALLAH tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Maha Besar.

(Al-Baqarah 2:255)

8. DOA ADAM DAN HAWA

Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa in lam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khasiriin.

Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan seandainya Engkau tidak mengampuni kami dan tidak mengasihi kami, pastilah kami termasuk merugi.

(Al-Araf 7:23)

9. DOA TOBAT

Allahuma innii a’uudzubika an aslaka maa laisa lii bihi ‘ilmun wa in laa taghfirlii wa tarhamnii akun minal khaasiriin.

Ya ALLAH, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon kepada-Mu sesuatu yang tiada akan mengetahui hakikatnya dan sekiranya Engkau tidak memberi ampunan kepadaku dan tidak menaruh belas kasihan kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang merugi.

10. DOA MOHON AMPUN DARI KESALAHAN

Allahummaghfirlii khatii-ati wajahlii wa israfii fii amrii wa maa antaa a’lamu bihi minnii.

Ya ALLAH, ampunilah dosaku, kesalahanku, kebodohanku, dan segala sesuatu yang melewati batas dan segala yang Engkau ketahui lebih daripada apa yang aku ketahui tentangnya.

11. DOA MOHON AMPUN BAGI DIRI SENDIRI DAN ORANG TUA

Allahummaghfirlii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa Rabbayanii shaghiraa.

Ya ALLAH, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan kasihilah keduanya sebagaimana mereka mengasihi aku sewaktu (sejak) masih kecil.

12. DOA MOHON KETEGUHAN IMAN

Allahumma musharriful quluubi sharrif quluubanaa ‘alaa thaa’atik.

Ya ALLAH Yang menggoreskan semua hati, goreskanlah hati kami kepada taat terhadap-Mu.

13. DOA MOHON PETUNJUK DAN TAKWA

Allahumma innii as-alukal hudaa wat tuqaa wal-‘afaafa wal ghinaa.

Ya ALLAH, aku memohon petunjuk (hidayah) kepada-Mu, jiwa ketaatan, kesopanan, dan kecukupan.

14. DOA MOHON PETUNJUK

Allahuma innii as-alukat tuqaa wal hudaa wal-‘afaafa wal-ghinaa al-mauta islaami wal-iimaan.

Ya ALLAH, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ketakwaan, petunjuk, kesucian diri, kemampuan diri, mati dalam keadaan berserah diri sepenuhnya, serta iman yang teguh.

15. DOA MOHON PETUNJUK YANG LURUS

Rabbanaa aatinaa min ladunka rahmatan wahayyik lanaa min amrinaa rasyadaa.

Tuhan kami, berilah kami kasih dari sisi-Mu dan persiapkanlah petunjuk untuk kami dari urusan kami.

16. DOA MOHON TIDAK DIPALINGKAN DARI PETUNJUK

Rabbanaa laa tuzighqulubanaa ba’da idzhadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau memalingkan hati kami setelah Engkau member petunjuk kepada kami; dan berilah kepada kami rahmat-Mu; bahwasanya Engkau Tuhan Yang banyak pemberian-Nya.

17. DOA KEMENANGAN DAN KESALEHAN

Allahummaj, alnaa mufiihiina. Alaahummaftah aqfaala quluu binaa bi dzikrika, wa atmim alaynaa ni,mataka, wa asbigh ‘alaynaa min fadhlika, waj’alnaa min ibaadikash shaalihiina.

Ya ALLAH, jadikanlah kami orang-orang yang mendapat kemenangan; ya ALLAH, bukalah segala kunci-kunci hati kami dengan menyebut-Mu dan sempurnakanlah atas kami nikmat karunia-Mu dan curahkanlah atas kami keutamaan-Mu dan jadikanlah kami pelayan-pelayan-Mu yang saleh.

18. DOA MOHON KEMULIAAN

Allahuma innii dha’iifun faqawwinii wainnii dzaliilun fa-a’izzanii wa innii faqiirun fa-aghninii yaa arhamar raahimiin.

Ya ALLAH, sesungguhnya aku itu lemah, maka kuatkanlah; dan aku adalah hina, maka muliakanlah; dan aku adalah fakir, maka kayakanlah, wahai Yang Pengasih dan Penyayang.

19. DOA MOHON KEBERHASILAN

Hasbiyallahu laa ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa Rabbul ‘Arsyil ‘Adziim.

ALLAH Yang mencukupi aku, tiada ilah melainkan Dia, kepada-Nya aku berserah diri, dan Dialah Tuhan Arsy yang agung.

20. DOA MOHON KECERDASAN BERPIKIR

Allahuma alhimnii rusydii wa-a’idznii min syarri nafsii.

Ya ALLAH, ilhamkanlah kepadaku kecerdasan dan lindungilah aku dari kejahatan nafsuku.

21. DOA AGAR DIJAUHKAN DARI SIFAT BURUK

Allahumma innii a’uudzubika minal kufri wal faqri, Allahumma innii a’uudzu bika min ‘adzaabil qabri , laa ilaaha illa Anta.

Ya ALLAH, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat ingkar dan fakir. Ya ALLAH, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Tiada ilah lain di samping Engkau.

22. DOA MOHON REZEKI YANG BAIK

Allahummakfinii bi halaalika ‘an haramika wa aghninii bi fadhlika ‘amman siwaaka.

Ya ALLAH, berilah kecukupan kepadaku dengan kehalalan-Mu dan keharaman-Mu, dari tidak butuh kepada selain diri-Mu.

23. DOA MOHON KEKEKALAN NIKMAT KARUNIA

Allahumma innii as-aluka ni’mal muqiimal ladzii laa yahuulu wa laa yazuulu.

Ya ALLAH, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu nikmat karunia yang kekal, yang tidak berpindah dan tidak pula sirna.

24. DOA MOHON MANFAAT SEGALA HAL

Allahumma innii a’uudzubika min ‘ilmin laa yanfa’u waqalbin laa yakhsya’u wa du’aa-in laa yusma’u wa nafsin laa tasyba’u.

Ya ALLAH, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat dan hati yang tidak bersyukur dan hati yang tidak besungguh-sungguh dan doa yang tidak diterima dan jiwa yang tidak kenyang.

25. DOA PERTOLONGAN DALAM SEGALA HAL

Rabbi a’ini walaa tu’in ‘alayya wanahurnii walaa tanshur ‘alayyaa wamkuriii walaa tamkur ‘alayya wa yassir hudaaya wanshurnii ‘alaa man baghlyaa ‘alayya, rabbij ‘ainii laka syakiran, laka dzaakiran laka raahiban, laka mithwaa ‘an, ilayka mujiban aumuniiba. Rabbi taqabbal tawbatil wa aghsil hawbatii wa ajib da’wati wa tsabit hujjatii wahdi qalbi wasdid lisaani waslul sakhiimata qalbi.

Ya Tuhanku, bantulah aku dan janganlah Engkau membantu untuk menyulitkan aku tolonglah aku dan janganlah Engkau menolong untuk menyengsarakan aku, berilah aku siasat dan janganlah Engkau beri siasat untuk mengalahkan aku, mudahkanlah petunjuk bagiku, dan tolonglah aku terhadap orang yang menganiaya diriku. Ya Tuhanku, jadikanlah aku orang yang bersyukur pada-Mu, ingat pada-Mu, takut pada-Mu, taat pada-Mu, memenuhi perintah-Mu, dan kembali kepada-Mu, Ya Tuhanku, terimalah tobatku, cucilah dosaku, perkenankanlah doaku, tetapkanlah tujuanku, tujukilah hatiku, luruskanlah ucapanku, dan lenyapkanlah kedengkian hatiku.

26. DOA MOHON PENJAGAAN SIANG DAN MALAM

Laa ilaaha illallah subhanallahi, Allahu akbar alhamdulillahi, laa haula wa laa quwwata illaa billah.

Tiada ilah lain selain ALLAH, Mahasuci ALLAH, ALLAH Maha Besar, segala puji bagi ALLAH, tiada daya upaya melainkan dengan pertolongan ALLAH.

27. DOA KESELAMATAN

Allahuma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyat fiddiini waddunyaa wal aakhirah.

Ya ALLAH, aku memohon ampunan dosa dari-Mu dan kesehatan dalam agama, dunia, dan akhirat.

28. DOA KESELAMATAN DIRI

Allahumma innaa na’tadziru ilaika mimmaa shana’a haa-ulaa-I wa nabra-a ilaika mimmaa shana’a haa-ulaa-i.

Ya ALLAH, kami mohon kepada-Mu keselamatan dari pekerjaan mereka yang sekiranya buruk dan kami mohon kepada-Mu agar dijauhkan dari pekerjaan mereka yang sekiranya buruk.

29. DOA MENGHINDARI GANGGUAN SETAN

Rabbi a’uudzubika min hamazaatisy syayaathiini wa a’uudzubika Rabbi an yahdhuruun.

Ya ALLAH, aku berlindung kepada-Mu dari gangguan Setan dan aku berlindung kepada-Mu dari kedatangan mereka.

30. DOA MENGHADAPI PERSOALAN BERAT

Yaa Hayu yaa Qayyuumu bi Rahmatika astaghiits.

Wahai Yang Mahahidup, wahai Yang Mahaberdiri sendiri, dengan kasih-Mu yang besar aku memohon pertolongan.

31. DOA MOHON DIHILANGKAN DARI KESUSAHAN

Allahuma adzhib’annil hamma wal hazan.

Ya ALLAH, hilangkanlah dariku keraguan dan kegelisahan.

32. DOA MENGHILANGKAN KESEDIHAN

Inni tawakkaltu ‘alal hayyil ladzii laa yamuutu wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi.

Sesungguhnya aku berserah diri kepada Yang Mahahidup dan Yang takkan pernah mati. Tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dalam Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.

33. DOA MENGHILANGKAN RASA MARAH

A’uzubillahi minasy syaitanir rajimi. Allahummagfirli zanbi wazhab gaiza qalbi wa ajirni minasy syaitanir rajimi.

Aku berlindung kepada ALLAH dari godaan setan yang terkutuk. Ya ALLAH, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari gangguan setan yang terkutuk.

34. DOA MENGHADAPI ORANG SEDANG MARAH

La ilaha illallahul halimul hakimu, subhanallahi rabbus samawatis sab’a wa rabbul ‘arsyil ‘azimi, la ilaha illa anta ‘azza jaruka wa jalla sana’uka.

Tiada ilah melainkan ALLAH yang Mahakasih lagi Mahabijaksana, Mahakudus ALLAH Tuhan yang memelihara tujuh langit dan yang memelihara Arsy yang besar tiada ilah melainkan Engkau, sangat kuat perlindungan-Mu dan Mahatinggi perlindungan-Mu.

35. DOA MENJAUHKAN PERMUSUHAN

Allahumma la tusymit bi ‘adwwi wa la tasu’ubi sadiqi wa la taj’al musibati fi dini wa la taj’alid dunya akbara hami wa la tusallit ‘alayya man la yarhamuni ya hayyu ya qayyumu.

Ya ALLAH, janganlah jadikan musuhku gembira karena kesusahanku, dan janganlah jadikan temanku membuat kejahatan terhadapku; dan janganlah jadikan penderitaanku dalam urusan agamaku; dan janganlah jadikan kepentingan dunia menjadi pusat perhatianku; dan janganlah jadikan orang yang tidak berbelas kasihan berkuasa atasku, wahai Yang Mahahidup dan Yang Mahaberdiri sendiri.

36. DOA MENJELANG SUBUH

Allaahumma innii a’uuzdu bika min dhiiqid dun-yaa wa dhiiqi yaumil qiyaamati.

Ya ALLAH, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesempitan dunia dan kesempitan hari kiamat.

(Hadis Abu Daud)

37. DOA MENYAMBUT DATANGNYA PAGI

Ashbagnaa wa ashbahal mulku lillaahi ‘Azza wa jalla, wal hamdu lillaahi, wal kibriyaa’u wal ‘azhamatu lillaahi, wal khalqu wal amru wallailu wannahaaru wa maa sakana fiihimaa lillaahi Ta’aalaa. Allahumma j’al awwala haadzan nahaari shalaahan wa ausathahu najaahan, wa aakhirahu falaahan, yaa arhamar raahimiina.

Kami telah mendapatkan Subuh dan jadilah segala kekuasaan kepunyaan ALLAH, demikian juga kebesaran dan keagungan, penciptaan makhluk, segala urusan, malam dan siang dan segala yang terjadi pada keduanya, semuanya kepunyaan ALLAH Yang Mahatinggi. Ya ALLAH, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan dan pertengahannya suatu kemenangan dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Yang Maha Penyayang dari segala penyayang.

Allahumma innii as’aluka ‘ilman naafi’an wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan.

Ya ALLAH, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang berguna, rezeki yang baik dan pekerjaan yang baik diterima.

(Hadis Ibnu Majah)

38. DOA MENYAMBUT PETANG HARI

Amsainaa wa amsal mulku lillaahi walhamdulillahi, laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu. Allahumma innii as’aluka min khairi haadzihil lailati wa khhaiiri maa fiihaa, wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syarrimaa fiihaa. Allaahumma innii a’udzuu bika minal kasali walharami wa suu’il kibari wa fitnatid dun-yaa wa ‘adzaabil qabri.

Kami telah mendapatkan petang, dan jadilah kekuasaan dan segala puji kepunyaan ALLAH, tidak ada sekutu bagi-Nya. Ya ALLAH, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan kebaikan yang terdapat padanya dan aku berlindung dengan-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang terdapat padanya. Ya ALLAH, aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas, tua bangka, dan dari keburukan lanjut umur dan gangguan dunia dan siksa kubur.

(Hadis Muslim)

Allaahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta, ‘alaika tawakakaltu wa anta rabbul ‘arsyil ‘azhiimi, maa syaa’ALLAHu kaana, wa maa lam yasya’ lam yakun. Laa haula wa laa quwwata illaa billahil ‘alliyyil ‘azhiimi. A’lamu annallaaha ‘alaa kuli syai’in qadiirun, wa annALLAHu qad ahaatha bukillin syai’in ‘ilman. Allahumma innii a’uudzu bika min syarri nafsii, wa min syarri kuli daabbatin anta aakhidzun bi naashiyatihaa. Inaa rabbii’alaa shiraathin mustaqiimin.

Ya ALLAH, Engkaulah Tuhanku, tidak ada ilah yang lain kecuali Engkau, kepada-Mu aku berserah diri, dan engkau adalah penguasa Arasy Yang Maha Agung, apa yang dikehendaki ALLAH pasti terjadi, dan apa yang tidak dikehendaki-Nya, tidak akan terjadi; tidak ada kuasa melainkan dengan ALLAH yang Maha Tinggi dan Maha Besar. Aku mengetahui bahwa ALLAH Maha Berkuasa atas segala sesuatu, dan bahwa pengetahuan ALLAH meliputi segala sesuatu. Ya ALLAH, aku berlindung dengan-Mu dari kejahatan dariku, dan kejahatan setiap binatang yang melata yang Engkau dapat bertindak terhadapnya, sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.

39. DOA SEBELUM MAKAN

Allahumma bariklanaafiihi wa at’imnaakahiran minhu.

Ya ALLAH, berikan kami berkat dengan makanan itu dan berilah makanan yang lebih baik.

Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari. Bismillahirrahmaaniraahiimi.

Ya ALLAH berkatilah kami dalam rezeki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dalam nama ALLAH Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

(Hadis Ibnu as-Sani—daif)

Bismillah.

Dalam nama ALLAH.

(Hadis Abu Daud, Tirmizi)

40. DOA SESUDAH MAKAN

Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina

Segala puji bagi ALLAH Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami orang yang berserah diri sepenuhnya.

(Hadis Abu Daud)

Alhamdulilaahilladzi ath’amanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatin.

Segala puji bagi ALLAH yang telah memberiku makanan ini dan melipahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku.

(Hadis Abu Daud, Tirmizi dan Ibnu Majah)

41. DOA LUPA MEMBACA DOA SEBELUM MAKAN

Bismilaahi awwalihi aakhirihi.

Dengan nama ALLAH pada permulaan dan pada akhiran.

(Hadis Tirmizi)

42. DOA SEBELUM MINUM SUSU

Allahumma baariklanaa fiihi wazidnaa minhu.

Ya ALLAH, berkatilah kami dengan susu ini dan tambahkanlah darinya.

(Hadis Ahmad, Abu Daus, Ibnu Majah, Tirmizi, Baihaqi)

43. DOA PUASA RAMADAN

Nawaitu shauma ghadin ‘an-adaa-i fardhi syahri Ramadhaana hadzihis sanaati lillahi Ta’aalaa.

Aku berniat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini demi ALLAH Yang Mahatinggi.

44. DOA BERBUKA PUASA

Dzahabazh zhaama-u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.

Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah, serta pahala akan tetap, kalau ALLAH menghendakinya.

(Hadis Abu Daud)

Bismillah, Allahumma laka shumtu wa alla rizqika aftartu.

Dengan nama ALLAH, Ya ALLAH karena-Mu aku berbuka puasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka.

(Hadis Tabrani—daif)

45. DOA SEBELUM TIDUR

Bismika Allahumma ahyaa wa bismika amuutu.

Dengan nama-Mu ya ALLAH aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.

(Hadis Bukhari dan Muslim)

46. DOA SESUDAH BANGUN TIDUR

Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuuru

Segala puji bagi ALLAH yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali.

(Hadis Bukhari)

47. DOA TERKEJUT BANGUN DARI TIDUR

A’uudzu bikalimaatillahit tammaati min ghadhabihi wa min syarri ‘ibaadihi wa min hamazaatisy syayaathiini wa an yahdhuruuni

Aku berlindung dengan kalimah ALLAH yang sempurna dari kemarahan ALLAH dari kejahatan hamba-hamba-Nya dan dari gangguan setan dan dari kehadiran mereka.

(Hadis Abu Daud dan Tirmizi)

48. DOA MIMPI BAIK

Alhamudlillaahirrabbil ‘alamiina

Segala puji bagi ALLAH Tuhan sekalian alam. (Hadis Bukhari)

49. DOA MIMPI TIDAK BAIK

Allaahumma innii a’uudzu bika min ‘amalisy syaythaani, wa sayyi’aatil ahlaami

Ya ALLAH, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk.

(Hadis Ibn as-Sani)

50. DOA SESUDAH DUDUK BANGUN TIDUR

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka Allahuma zidnii ‘ilman wa laa tuzigh qalbii ba’da idz hadaitanii wa hablii min ladunka rahmatan innaka antal wahhaabu.

Tidak ada ilah melainkan Engkau, Mahasuci Engkau; ya ALLAH, aku minta ampun kepada-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon belas kasih-Mu atas dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu. Ya ALLAH, tambahlah ilmuku dan janganlah Engkau gelincirkan hatiku setelah Engkau memberi petunjuk kepadaku, dan karuniakanlah rahmat untuk-ku dari pada-Mu, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Memberi.

(Hadis Abu Daud)

51. DOA MASUK RUMAH

Assalaamu ‘alaynaa wa ‘alaa ‘ibaadillahish shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa bismillaahi kharahnaa wa ‘alaallahi tawakkalnaa, alhamdulilaahil ladzii awaanii.

Semoga ALLAH mencurahkan keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang saleh. Ya ALLAH, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dalam nama-Mu aku masuk, dan dalam nama ALLAH aku keluar. Dan kepada ALLAH Tuhan sejati kami, kami berserah diri. Segala puji bagi ALLAH yang telah melindungi kami.

(Hadis Abu Daud)

52. DOA KELUAR RUMAH

Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi.

Dengan menyebut nama ALLAH aku keluar rumah, aku menyerahkan diriku pada ALLAH dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan ALLAH saja.

(Hadis Abu Daud dan Tirmizi)

53. SEWAKTU BEPERGIAN

Allahumma bika asra’iinu wa ‘alayka atawakkalu. Allaahumma dzallil lii shu’uubata amrii wa sahhil ‘alayya masyaqqata safarii warzuqnii minal khayri aktsara mim maa athlubu washrif ‘ annii kulla syarrin. Rabbisyarahlii shadrii wa yassirlii amrii. Allaahumma innii astahfizhuka wa astawdi’uka nafsii wa diinii wa ahlii wa aqaaribii wa kulla maa an’amta ‘alayya wa ‘alayhim bihi min aakhiratin wa dun-yaa, fahfazhnaa ajma’iina min kulli suu’in yaa kariimu, da’waahum fiihaasubhaanakAllahumma wa tahiyyatuhum fitha salaamun, wa aakhiru da’waahum ‘anil hamdu lilaahi rabbil ‘ aalamiiina, wa shallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallama.

Ya ALLAH, aku memohon pertolongan-Mu dan kepada-Mu aku menyerahkan diri. Ya ALLAH, mudahkanlah kesulitan urusanku dan gampangkanlah kesukaran perjalananku, berilah padaku rezeki yang baik dan lebih banyak dari apa yang aku minta. Hindarkanlah dariku segala keburukan. Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah segala urusanku. Ya ALLAH, kumohon pemeliharaan-Mu dan kutitipkan diriku kepada-Mu, agamaku, keluargaku, kerabatku dan semua yang Engkau nikmatkan padaku dan kepada mereka, semenjak dari akhirat dan dunia. Peliharalah kami semua dari keburukan, wahai Yang Mahamulia. Doa mereka (di dalam Surga) ialah: “Subhaanaka Allahumma” (yang berarti: “Mahasuci Engkau ya ALLAH”). Ucapan sanjungan mereka di dalamnya ialah: “Salaam” (yang berarti: “Keselamatan; Damai sejahtera”). Dan akhir doa mereka padanya ialah “Alhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin” (yang berarti: “Segala puji bagi ALLAH Tuhan semesta alam”). Dan semoga ALLAH menyanjung dan memberi damai sejahtera dan keselamatan kepada Muhammad dan kepada keluarganya dan kepada sahabatnya.

(Disebutkan oleh an-Nawawi)

54. DOA TIBA DI TUJUAN

Alhamdulillaahil ladzi sallamanii wal ladzii aawaanii wal ladzii jama’asy syamla bii.

Segala puji bagi ALLAH, yang telah menyelamatkan aku, dan yang telah melindungiku, dan yang mengumpulkanku dengan keluargaku.

55. DOA NAIK KENDARAAN DAN BINATANG

Bismillahi al-hamdu lillahil ladzii sakhara lanaa haadzaa wamaa kunnaa lahu muqriniina wa innaa ilaa Rabbinaa lamunqalibuun.

Dengan nama ALLAH, segala puji bagi ALLAH yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasai. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.

56. DOA MENUJU MASJID

Allaahummaj’al fii qalbii nuuran wa fii lisaanii nuuran waj’al fii sam’ii nuuran waj’al fii basharii nuuran waj’al min khalfii wa min amaamii nuuran waj’al min fawqii nuuran wa min tahtii nuuran. Allahumma a’thinii nuuran.

Ya ALLAH, jadikanlah cahaya dalam hatiku, jadikanlah cahaya dalam lisanku, jadikanlah cahaya dalam pendengaranku, dan jadikanlah cahaya dalam penglihatanku. Jadikanlah cahaya dari belakangku, dan jadikanlah cahaya dari depanku. Jadikanlah cahaya dari atasku dan jadikanlah cahaya dari bawahku. Ya ALLAH, berilah aku cahaya tersebut.

(Hadis Muslim)

57. DOA MASUK MASJID

A’uudzu billahil ‘aliyyil ‘azhiimi wa biwajhihil kariimi, wa bisulthaanihil qadiimi minasy syaythaanir rajiimi alhamdu lillahi rabbil ‘aalamiina. Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa muhammadin wa ‘alaa aali muhammadin. Allaahumaghfirlii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika.

Aku berlindung kepada ALLAH Yang Mahatinggi dan Maha Besar. Dan demi wajah-Nya Yang Mahamulia dan dengan kekuasaan-Nya Yang tak memiliki permulaan. (Aku berlindung) dari kejahatan setan yang terkutuk. Segala puji kepunyaan ALLAH Tuhan semesta alam. Ya ALLAH, sanjung dan selamatkanlah Muhammad dan keluarganya. Ya ALLAH, ampunilah segala dosaku, dan bukakanlah bagiku segala pintu kasih-Mu.

(Hadis Abu Daud)

Allaahummaftah lii abwaaba rahmatika.

Ya ALLAH, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.

(Hadis Muslim)

58. DOA KELUAR MASJID

Allaahumma innii as’aluka min fadhlika.

Ya ALLAH, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu.

(Hadis Muslim, Abu Daud, Nasai, dan Ibnu Majah)

59. DOA MASUK WC

Allaahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaa’itsi.

Ya ALLAH, aku berlindung pada-Mu dari setan besar, yang laki-laki dan yang betina.

(Hadis Bukhari dan Muslim)

60. DOA KELUAR WC

Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annjil adzaa wa’aafaanii.

Aku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi ALLAH yang telah menghilangkan penyakitku dan telah menyelamatkanku.

(Hadis Abu Daud)

61. DOA MASUK PASAR

Bismillahi, Allahumma innii as-aluka khayra haadzihiz suuqi wa khayra maa fiihaa, wa a’uudzu bika min syarri haadzihis suuqi wa min syarri maa fiithaa. Allahumma innii a’uudzu bika an ushiiba fiihaa yamiinaam faajiratan aw shafagatan khaasiratan.

Dengan nama ALLAH ya ALLAH aku memohon pada-Mu kebaikan pasar ini dan kebaikan yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan pasar ini dan dari keburukan yang ada didalamnya. Dan aku berlindung pada-Mu dari sumpah palsu dan dari suatu pembelian atau penjualan yang merugikan.

(Hadis Hakim)

62. DOA MASUK PEKUBURAN

Assalaamu ‘alaikum ahlad diyaari minal mu’miniina wa innaa insyaa Allahu bikum laa hiquun. As-alullaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.

Damai sejahtera bagi kalian, wahai Ahli Kubur, orang-orang percaya, dan sesungguhnya kami, jika ALLAH menghendaki, akan menyusul kalian. Aku memohon kepada ALLAH, semoga ALLAH memberi Keselamatan kepada kami dan kalian.

(Hadis Muslim)

63. DOA SEBELUM BERSUCI

Bismillah.

Dalam nama ALLAH.

(Hadis Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad)

Allahummaghfir lii dzanbii, wa wassi’lii fii daarii wa baarik lil fii rizki.

Ya ALLAH, ampunilah dosaku, dan lapangkanlah rumah ranggaku, dan berkatilah dalam rezekiku.

64. DOA SETELAH BERSUCI

Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluhu.

Aku bersaksi bahwa tiada ilah yang sejati kecuali ALLAH, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah pelayan dan utusan-Nya.

(Hadis Muslim)

Allahummaj’alnii minat tawwabiina waj’alnii minal mutathahhiriin.

Ya ALLAH, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang yang bersuci.

(Hadis Tirmizi)

65. DOA SETELAH AZAN

Allahumma Rabba hadzihid da’watit taamaati, wash shalaatil qaa-imati, ati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilata, wa ab’atuhu maqaamaaan Mahmuudal ladzii wa ‘adtahu, innaka laa tukhliful mii’aad.

Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna ini dan waktu salat wajib yang didirikan. Berilah Derajat dan Keutamaan kepada Muhammad. Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati tempat pijakan terpuji yang telah Engkau janjikan. Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji.

(Hadis Bukhari)

66. DOA KETIKA MENDAPAT BERITA GEMBIRA

Alhamdu lillahi Rabbil ‘aalamiina hamdan yuwaafii ni’amahu wa yukaafii maziidah.

Segala puji bagi ALLAH Tuhan semesta alam, puji-pujian yang menyamai nikmat karunia-Nya dan melebihi keutamaan-Nya.

(Hadis Bukhari)

67. DOA KETIKA MELIHAT POHON BERBUAH

Allahuma baarik lanaa fii tsamarinaa wa baarik lanaa fii madiinatinaa wa baarik lanaa fii shaa’inaa wa baarik lanaa fii muddinaa.

Ya ALLAH, berkatilah untuk kami buah-buahan kami dan berkatilah untuk kami dalam kota kami dan berkatilah untuk kami dalam gantang dan mud kami.

(Hadis Muslim)

68. DOA KETIKA BERCERMIN

Alhamdulillaahil ladzii sawwaa khalqii fa’addalahu wa karrama shuurata wajhii fahassanahaa waja’alanii minal muslimiina.

Segala puji bagi ALLAH yang menyempurnakan kejadianku dan memperindah dan memuliakan rupaku lalu, membaguskannya, dan menjadikan aku orang yang berserah diri sepenuhnya.

(Hadis Ibnu as-Sani)

Allaahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii

Ya ALLAH, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah kepribadianku.

(Hadis Ahmad)

69. DOA KETIKA HENDAK BERPAKAIAN

Biismilaahirrahmaanirrahiimi. Allaahumma innii as-aluka min khayrihi wa khayri maa huwa lahu wa a’uudzubika min syarrihi wa khayri maa huwa lahu.

Dengan nama ALLAH Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Ya ALLAH, aku memohon kepada-Mu dari kebaikan pakaian ini dan dari kebaikan sesuatu yang ada pada pakaian ini. Dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan sesuatu yang ada pada pakaian ini.


Alhamdulillahilladzii kasaanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwatin.

Segala puji bagi ALLAH yang telah memakaikan pakaian ini kepadaku dan mengaruniakannya kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku.

(Hadis Ibnu as-Sani)

70. DOA KETIKA HENDAK BERSETUBUH

Bismillaahi, Allahumma jannibnasy syaythaana wa jannibisy syaythaana maa razaqtanaa.

Dengan nama ALLAH, ya ALLAH; jauhkanlah kami dari gangguan setan dan jauhkanlah setan dari rezeki (bayi) yang akan Engkau anugerahkan pada kami.

(Hadis Bukhari)

71. DOA KETIKA DALAM KEADAAN SAKIT

Bismillahi a’uudzu bi’izzatillahi wa qudratihi min syarri maa ajidu min waj’ii haadzaa.

Dengan nama ALLAH aku memohon perlindungan dengan keperkasaan dan kekuasaan ALLAH dari sakit yang ada pada diriku ini.

(Hadis Tirmizi)

72. DOA KETIKA MENUNGGU ORANG SAKIT

As-alullahal ‘adziima Rabbal ‘Arsyil ‘adziimi anyasyfiyaka wa yu’aafiyaka.

Aku memohon kepada ALLAH Yang Mahaagung Tuhan Yang menguasai Arsy yang agung, hendaknya Dia menyembuhkanmu dan mengaruniakan sehat kepadamu.

73. DOA KETIKA DITIMPA KEMATIAN

Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’uuna. Allahumma ajirnii fii mushibatii wakhlif lii khairan minhaa.

Sesungguhnya semua milik ALLAH dan akan kembali kepada ALLAH. Ya ALLAH, berikanlah kepadaku upah (pahala) karena musibah yang menimpaku dan berikanlah ganti untukku yang lebih baik daripadanya.

(Hadis Muslim)

74. DOA AGAR MENINGGAL DALAM KEADAAN HUSNUL KHATIMAH

Allahummajtim lanaa bil islaami wakhtim lanaa bil iimaani wakhtim lanaa bihusnul khaatimah.

Ya ALLAH, akhirilah hidup kami dalam keadaan berserah diri sepenuhnya kepada-Mu, akhirilah hidup kami dengan membawa iman yang kuat, akhirilah hidup kami dengan akhir yang baik.

75. DOA BAGI ORANG YANG MENINGGAL

Allahummaghfirlahu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhuu wa akrim nuzulahu, wa wassi’ mad khalahu waghsilhu bil maa-I wats tsalji wal baradi wa naqqihi minal khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubal abyadhu minad danas, wa abdilhu daaraan khairran min daarihi, wa ahalaan khairan min ahlihi wa adkhilhul jannat wa qihi ‘adzaabil qabri wa ‘adzaban naar.

Ya ALLAH, ampuni dan kasihilah dia. Lindungilah dia dari perkara yang tidak baik dan ampunilah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskan tempat masuknya. Basuhlah ia dari bekas-bekas dosa dengan air, salju, dan es. Sucikanlah dia dari kesalahan-kesalahannya sebagaimana engkau menyucikan pakaian putih dari noda. Gantikanlah untuknya negeri yang lebih baik daripada negerinya, keluarga yang lebih baik daripada keluarganya, dan pasangan yang lebih baik daripada pasangan hidupnya. Masukkanlah ia ke dalam Kerajaan Surga, lindungilah dia dari siksa kubur dan siksa Neraka.

(Hadis Tirmizi, Muslim, Nasai)

Allahummalaa tahrimnaa ajrahu wa laa tudilluba’dahu waghfirlanaa walahu wali ikhwaanina alladziina ‘aamanu innaka ra’uufur rahiim.

Ya ALLAH, janganlah Engkau halangi kami dari upahnya, jangan Engkau biarkan kami tersesat sepeninggalnya, ampunilah kami dan dia serta saudara-saudara kami yang beriman. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

(Hadis Muslim)

Allahummaghfir lihayyinaa wa mayyitinaa, wasyaahidinaa waghaa-ibinaa, wa shaghiirinaa wa kabiirinaa, wa dzakarinaa wa untsaanaa, Allahumma man ahyaitahu minnaa fa ahyihi ‘alaal islaami, wa man tawaffaitahu minnaa fatawaffahu ‘alaal iimaani, Allahumma laa tahrimnaa ajrahu, wa laa tudhillanaa ba’dahu.

Ya ALLAH, ampunilah orang yang hidup di antara kami dan orang yang mati, orang yang sekarang hadir dan orang yang tidak hadir, anak kecil di antara kami dan orang besar, laki-laki dan perempuan kami. Ya ALLAH, siapa yang Kauhidupkan di antara kami maka hidupkanlah ia di atas keadaan berserah diri sepenuhnya kepada-Mu, dan siapa yang engkau wafatkan di antara kami maka wafatkanlah dia di atas iman. Ya ALLAH, janganlah engkau haramkan bagi kami upahnya dan jangan Kausesatkan kami sepeninggalnya.

Allahummaj’alhu farathan liwaalidaihi, dzukhraan wa salafaan wa akhraan, Allahumma tsaqil bihi mawaaziinahumaa, wa a’zhim bihi ujuura humaa, Allahummaj’alhu fii kafaalati Ibraahiima wa alhiqhu bishaalihi salafil mu’miniina, wa ajirhun birahmatika min ‘adzabil jahiim, wa abdilhu daaraan khairan min daarihi, wa ahlan khairaan min ahlihi, Allahummaghfir la-aslaafinaa wa afraathinaa wa man sabaqanaa bil iimaan.

Ya ALLAH, jadikanlah anak (yang telah meninggal) ini sebagai pendahulu bagi kedua orang tuanya, simpanan dan pahala bagi keduanya. Ya ALLAH, beratkanlah timbangan keduanya dengan kematian anak ini, besarkanlah upah bagi keduanya. Ya ALLAH, jadikanlah anak ini dalam pangkuan Ibrahim, dan gabungkanlah dia dengan pendahulu yang saleh dari antara orang-orang percaya. Lepaskanlah dia dari siksa Neraka Jahim dengan kasih-Mu. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik daripada rumahnya, keluarga yang lebih baik daripada keluarganya. Ya ALLAH, ampunilah leluhur kami, orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang mendahului kami dalam keimanan.

A. RUKUN ISLAM

1. Syahadat

2. Salat

3. Puasa

4. Zakat (Persembahan)

5. Berhaji

B. RUKUM IMAN

1. Iman kepada satu ALLAH

2. Iman kepada para malaikat-Nya

3. Iman kepada para nabi dan rasul-Nya

4. Iman kepada semua kitab-Nya

5. Iman kepada hari Kiamat

6. Iman kepada Qada dan Qadar (Takdir)

C. NILAI MORAL ISLAM (SEPULUH PERINTAH ALLAH BAGI MUSLIM)

1. Katakanlah: “Bawalah kemari saksi-saksi kamu yang dapat membuat kesaksian bahwa ALLAH telah mengharamkan apa yang kamu haramkan ini.” Jika mereka membuat kesaksian, maka janganlah kamu ikut pula menjadi saksi bersama mereka; dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, sedang mereka mempersekutukan Tuhan mereka. Katakanlah: “Marilah kubacakan apa yang diharamkan atas kamu oleh Tuhanmu, yaitu: Janganlah kamu mempersekutukan sesuatu dengan Dia;

2. Berbuat baiklah terhadap kedua orang ibu bapamu;

3. Janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka;

4. Janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak di antaranya maupun yang tersembunyi;

5. Janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan ALLAH melainkan dengan suatu alasan yang benar (sebagai hukuman).” Demikian itu yang diperintahkan oleh Tuhanmu kepadamu supaya kamu memahaminya.

6. Janganlah kamu dekati dan mengganggu harta anak yatim, kecuali dengan hal yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa.

7. Sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya.

8. Apabila kamu bersaksi, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendati pun dia adalah kerabatmu;

9. Penuhilah janji ALLAH. Yang demikian itu diperintahkan ALLAH kepadamu agar kamu ingat;

10. Bahwa yang Kami perintahkan ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain, karena jalan-jalan itu menjauhkan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan ALLAH kepadamu agar kamu bertakwa.

(Al-Anaam 6:150-153)

(www.sammy-summer.co.cc)

Comments (0)

Post a Comment